Home
 
Welcome to the Frontpage
Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 07 July 2007 09:54
Last Updated on Thursday, 12 March 2009 02:14
 
INTERNATIONAL MILITARY FENCING CHAMPIONSHIPS 2009 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 07 July 2007 09:54

Demostrasi Cabang Olahraga Anggar di PIKTAR XX/2009 di AKMIL Magelang 


Tanggal 8 Juni 2009, Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia mengadakan demostrasi Anggar pada pelaksanaan PIKTAR XX/2009 di AKMIL Magelang

Demostrasi Anggar ini sebagai langkah awal Anggar kembali masuk dalam kurikulum di AKMIL dan AKPOL seperti sebelum dekade 1980 an.

Sasaran pokok adalah mencari potensi calon -calon atlet anggar di lingkungan pendidikan. 

E-mail  : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 

Last Updated on Thursday, 04 June 2009 04:28
 
SIRKUIT ANGGAR NASIONAL 2009 HARI PERTAMA PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 20 August 2008 10:11

SIRKUIT ANGGAR NASIONAL 2009 HARI PERTAMA

Isnawaty, Dadan Heri, dan Diah Juara Sirkuit Anggar Nasional

 

Isnawaty Sir Idar dari Sulsel, Dadan Heri (Jabar), dan Diah Permatasari (Jatim) berhasil merebut juara pertama sirkuit anggar nasional hari pertama yang berlangsung di markas latihan anggar Kanselery, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (21/3).

Isnawaty Sir Idar, atlet anggar nasional yang sudah malang meiintang di SEA Games, tidak menemui kesulitan untuk mengalahkan lawan-lawannya hingga mencapai final untuk jenis senjata degen putri.

 Di final, tanpa menemui banyak hambatan, Isnawaty mengalahkan rekan sedaerahnya, Nurul Musfira Amahor dengan skor 15-4.d Sebelum mencapai babak final, Isnawati mengalahkan Eka Febrianti (Sumsel) dengan skor 15-6. Sementara lawannya, Nurul Musfira Amahor sebelum ke final mengalahkan AMikasari Mutmaina (banten) di semifinal dengan skor 15-9. Juara ketiga degen putri diraih oleh Eka Febrianti (Sumsel), dan Mikasari Mutmainah  (Banten).

Untuk nomor  floret  putra, keluar sebagai juara pertama Dadan Heri dari Jawa Barat. Di final,   Dadan Heri mengalahkan lawannya, juga rekan sedaerahnya, Ismail Ibnu. Tidak seperti Isnawaty yang beda skor menyolok di final, Dadan ternyata sedikit mendapatkan perlawan dari Ibnu, meskipun berasal dari satu daerah. Skor akhir keduanya cukup alot, dan diakhiri dengan  15 – 8. Di babak semifinal, Dadan mengalahkan Ariyanto (Sulsel) dengan skor 15-10. Sebaliknya lawannya, Ismail Ibnu, masuk ke final setelah di babak semifinal mengalahkan Ricky Hafidz Gunar (Kaltim) dengan skor 15-11. Dengan demikian Ricky Hafidz J. Gunar (Kaltim), dan Ariyanto (Sulsel) menempati juara ketiga.

Sementara itu di nomor sable putri,  Diah Permatasari dari Jatim berhasil merebut juara setelah di final berhasil mengalahkan lawannya Dorry Ardinalia dari Kaltim.  Diah Permatasari menyudahi pertandingan final petang itu dengan skor meyakinkan 15-6. Padahal, Diah, Permatasari, (18) pelajar kelas 3 SMA ini belum pernah menang melawan seniornya ini.

Di PON XVII Agustus 2008 lalu di Stadion Sempaja, Samarinda, Diah dipaksa hanya mendapatkan medali perunggu, karena di babak semifinal  digilas Dorry Ardinalia. Apa sih, rahasianya bisa menang lawan Dorry Ardinalia? “Saya belajar dari kekalahan yang lalu. Latihan terus, akhirnya bisa menang,” tuturnya. Juara ketiga di nomor sable putri diriah oleh Helsa Pratiwi (Sumsel), dan Novi Susanti (Sumsel).

 

Hasil-hasil

Sabel putrid

1.Diah Permatasari (Jatim)
2.Dorry Ardinalia (Kaltim)
3.Helsa Pratiwi (Sumsel)
3.Novi Susanti (Sumsel)

Floret putra

1.Dadan Heri (Jawa Barat)
2.Ismail Ibnu (Jawa Barat)
3.Ricky Hafidz J. Gunar (Kaltim)
3.Ariyanto (Sulsel)

Degen putrid

1.Isnawati Si Idar (Sulsel)
2.Nurul Musfira Amahoru (Sulsel)
3.Eka Febrianti (Sumsel)
3.Mikasri Mutmainah (Banten)

Dikutip dari Harian Suara Pembaruan 

Last Updated on Friday, 03 April 2009 05:44
 
SIRKUIT ANGGAR FEBRUARI 2009 HARI KEDUA PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 07 July 2007 09:54

SIRKUIT ANGGAR FEBRUARI 2009 HARI KEDUA

 

Haerullah Terlalu Tangguh, Verdiana Tumbangkan Paulany

[JAKARTA] – Pemain anggar nasional, Muhammad Haerullah (Sulsel) masih terlalu tangguh bagi yang lain, sementara di bagian putri, Verdiana Rihandini (Kalbar) berhasil menumbangkan ratu anggar nasional, Paulany Ratu dalam sirkut anggar nasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (22/3)

Dalam final nomor degen putra, Haerullah, tidak menemui kesulitan untuk mengalahkan lawannya, Agustinus  Manuhutu (Maluku) dengan skor 15-6. Pemain yang pernah masuk dalam daftar peringkat dunia ini, tampaknya terlalu tangguh bagi lawan-lawannya sejak babak pertama.

Di babak semifinal Haerullah mengalahkan  Rio Cahyadi Fitra (Kalbar) dengan skor 15-11. Juara ketiga masing-masing direbut oleh Cucu Sundara (Jabar), dan Rio Cahyadi Fitra (Kalbar).

Sementara di nomor floret  putri, Verdiana Rihandini,  berhasil menumbangkan ratu anggar Indonesia, Paulany Ratu (Sulut). Dalam final disaksikan sekitar 300 peserta dari seluruh Indonesia ini, Paulaniyyang sudah berusia 33 tahun, kalah fisik melawan juniornya, Verdiana Rihandiri yang lebih muda 25 tahun.

Ini adalah kekalahan Lani, panggilan akrab Paulany Ratu yang kedua. Kekalahan pertama diderita oleh Lani pada PON XVII di Samarinda 2008 yang lalu.  Juara ketiga masing-masing direbut oleh Cut Risna Arita (NAD), dan Dwi Kusuma Wardani (Lampung).

Di nomor sable putra, juara pertama direbut oleh Rully Mauliadhani (Sumsel) setelah di final mengalahkna Rfly Hendra Tarega (Sulut) dengan skor 15-6. Juara ketiga direbut oleh Agista Adhani (Sumsel), dan Jamalludin (Jatim).

Tiga nomor lainnya yang digelar Sabtu, hasilnya,  Isnawaty Sir Idar dari Sulsel, Dadan Heri (Jabar), dan Diah Permatasari (Jatim) berhasil merebut juara pertama. Isnawaty Sir Idar,  di final degen putri, mengalahkan rekan sedaerahnya, Nurul Musfira Amahor dengan skor 15-4. Sebelum mencapai babak final, Isnawati mengalahkan Eka Febrianti (Sumsel) dengan skor 15-6. Juara ketiga degen putri diraih oleh Eka Febrianti (Sumsel), dan Mikasari Mutmainah  (Banten).

Untuk nomor  floret  putra, Dadan Heri dari Jawa Barat merebut juara setelah di final mengalahkan rekan sedaerahnya, Ismail Ibnu dengan  skor 15 – 8. Juara ketiga ditempati oleh Ricky Hafidz Gunar (Kaltim) dan Ariyanto (Sulsel).

Sementara itu di nomor sable putri,  Diah Permatasari dari Jatim berhasil merebut juara setelah di final berhasil mengalahkan lawannya Dorry Ardinalia dari Kaltim.  Diah Permatasari menyudahi pertandingan final petang itu dengan skor meyakinkan 15-6. Padahal, Diah, Permatasari, (18) pelajar kelas 3 SMA ini belum pernah menang melawan seniornya ini.

Di PON XVII Agustus 2008 lalu di Stadion Sempaja, Samarinda, Diah dipaksa hanya mendapatkan medali perunggu, karena di babak semifinal  digilas Dorry Ardinalia. Apa sih, rahasianya bisa menang lawan Dorry Ardinalia? “Saya belajar dari kekalahan yang lalu. Latihan terus, akhirnya bisa menang,” tuturnya. Juara ketiga di nomor sable putri diriah oleh Helsa Pratiwi (Sumsel), dan Novi Susanti (Sumsel).

Dikutip dari Harian Suara Pembaruan 

Last Updated on Friday, 03 April 2009 05:17
 
Pelatih Anggar ke Hungaria PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 07 July 2007 09:54

Pelatih Anggar ke Hungaria

[JAKARTA] Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga mengirim dua pelatih anggar nasional, masing-masing Dessyana Koeswandi (DKI Jakarta) dan Sunandar (Aceh), untuk mengikuti kursus kepelatihan selama tiga bulan di Budapest, Hungaria. Keduanya berangkat menuju Hungaria, Senin (16/3) malam.

Dessyana Koeswandi adalah pemain anggar untuk jenis senjata sable, sedangkan Sunandar adalah pelatih utama untuk jenis senjata floret bagi pemain-pemain dari Aceh.

Sebelum bertolak ke Hungaria, Desiana mengatakan, meskipun dia masih berstatus sebagai pemain, pengiriman ini amat bermanfaat baginya, sebagai bekal untuk mempersiapkan dia bila benar-benar sudah terjun sebagai pelatih. Saat ini, Desiana baru bertugas membantu pelatih senior saja.

Sedangkan, Sunandar mengatakan, dia akan menyerap ilmu kepelatihan selama di sana, untuk diterapkan di Indonesia, khususnya di Aceh. Hungaria adalah salah satu negara anggar terkuat di dunia dengan prestasi cukup baik pada Olimpiade Beijing 2008 lalu.

Sekretaris Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, Drs Wafid Muharam, yang dihubungi Selasa (17/3) mengatakan, pengiriman ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional. "Kita sangat kekurangan pelatih yang mumpuni, sehingga kemampuan dan potensi atlet tidak bisa dikembangkan secara maksimal," tuturnya.

Dia mengatakan, sebelum bertolak ke Hungaria, dia sudah meminta kepada keduanya agar mereka belajar secara fokus, serius, dan bertanggung jawab.

"Kalian harus fokus dan serius, karena pengiriman ini dibiayai oleh negara," jelas Wafid, sambil menambahkan, sekembalinya dari kursus tersebut, keduanya harus menularkan ilmu mereka ke daerah-daerah yang membutuhkan.

"Saya dengar bahwa olahraga anggar sekarang ini sudah masuk menjadi salah satu mata latihan di Akademi Militer (Akmil). Berarti anggar sudah menjadi cabang olahraga yang layak didukung. Itu sebabnya Mennegpora komitmen untuk membantu meningkatkan prestasi anggar," jelas Wafid.

Kutipan dari Harian Suara Pembaruan 

Last Updated on Friday, 03 April 2009 05:45
 
More Articles...
«StartPrev12NextEnd»

Page 1 of 2
Banner
Copyright © 2009 ikatan anggar seluruh indonesia. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
 

Polls

Pendapat ada Tentang Sirkuit Anggar Nasional ?
 

Who's Online

We have 1 guest online

Advertisement

Featured Links:
Joomla!
Joomla! The most popular and widely used Open Source CMS Project in the world.
JoomlaCode
JoomlaCode, development and distribution made easy.
Joomla! Extensions
Joomla! Components, Modules, Plugins and Languages by the bucket load.
Joomla! Shop
For all your Joomla! merchandise.