|
The News
|
SIRKUIT ANGGAR FEBRUARI 2009 HARI KEDUA |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 12 August 2008 10:00 |
|
SIRKUIT ANGGAR FEBRUARI 2009 HARI KEDUA Haerullah Terlalu Tangguh, Verdiana Tumbangkan Paulany [JAKARTA] – Pemain anggar nasional, Muhammad Haerullah (Sulsel) masih terlalu tangguh bagi yang lain, sementara di bagian putri, Verdiana Rihandini (Kalbar) berhasil menumbangkan ratu anggar nasional, Paulany Ratu dalam sirkut anggar nasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (22/3) Dalam final nomor degen putra, Haerullah, tidak menemui kesulitan untuk mengalahkan lawannya, Agustinus Manuhutu (Maluku) dengan skor 15-6. Pemain yang pernah masuk dalam daftar peringkat dunia ini, tampaknya terlalu tangguh bagi lawan-lawannya sejak babak pertama. Di babak semifinal Haerullah mengalahkan Rio Cahyadi Fitra (Kalbar) dengan skor 15-11. Juara ketiga masing-masing direbut oleh Cucu Sundara (Jabar), dan Rio Cahyadi Fitra (Kalbar). Sementara di nomor floret putri, Verdiana Rihandini, berhasil menumbangkan ratu anggar Indonesia, Paulany Ratu (Sulut). Dalam final disaksikan sekitar 300 peserta dari seluruh Indonesia ini, Paulaniyyang sudah berusia 33 tahun, kalah fisik melawan juniornya, Verdiana Rihandiri yang lebih muda 25 tahun. Ini adalah kekalahan Lani, panggilan akrab Paulany Ratu yang kedua. Kekalahan pertama diderita oleh Lani pada PON XVII di Samarinda 2008 yang lalu. Juara ketiga masing-masing direbut oleh Cut Risna Arita (NAD), dan Dwi Kusuma Wardani (Lampung). Di nomor sable putra, juara pertama direbut oleh Rully Mauliadhani (Sumsel) setelah di final mengalahkna Rfly Hendra Tarega (Sulut) dengan skor 15-6. Juara ketiga direbut oleh Agista Adhani (Sumsel), dan Jamalludin (Jatim). Tiga nomor lainnya yang digelar Sabtu, hasilnya, Isnawaty Sir Idar dari Sulsel, Dadan Heri (Jabar), dan Diah Permatasari (Jatim) berhasil merebut juara pertama. Isnawaty Sir Idar, di final degen putri, mengalahkan rekan sedaerahnya, Nurul Musfira Amahor dengan skor 15-4. Sebelum mencapai babak final, Isnawati mengalahkan Eka Febrianti (Sumsel) dengan skor 15-6. Juara ketiga degen putri diraih oleh Eka Febrianti (Sumsel), dan Mikasari Mutmainah (Banten). Untuk nomor floret putra, Dadan Heri dari Jawa Barat merebut juara setelah di final mengalahkan rekan sedaerahnya, Ismail Ibnu dengan skor 15 – 8. Juara ketiga ditempati oleh Ricky Hafidz Gunar (Kaltim) dan Ariyanto (Sulsel). Sementara itu di nomor sable putri, Diah Permatasari dari Jatim berhasil merebut juara setelah di final berhasil mengalahkan lawannya Dorry Ardinalia dari Kaltim. Diah Permatasari menyudahi pertandingan final petang itu dengan skor meyakinkan 15-6. Padahal, Diah, Permatasari, (18) pelajar kelas 3 SMA ini belum pernah menang melawan seniornya ini. Di PON XVII Agustus 2008 lalu di Stadion Sempaja, Samarinda, Diah dipaksa hanya mendapatkan medali perunggu, karena di babak semifinal digilas Dorry Ardinalia. Apa sih, rahasianya bisa menang lawan Dorry Ardinalia? “Saya belajar dari kekalahan yang lalu. Latihan terus, akhirnya bisa menang,” tuturnya. Juara ketiga di nomor sable putri diriah oleh Helsa Pratiwi (Sumsel), dan Novi Susanti (Sumsel). Dikutip dari Harian Suara Pembaruan |
|
Last Updated on Tuesday, 24 March 2009 08:35 |
|
|
Written by Administrator
|
|
Saturday, 07 July 2007 09:54 |
|
@ |
|
Last Updated on Tuesday, 12 January 2010 09:08 |
|
BERITA PERTANDINGAN ANGGAR DARI OLYMPIC YOUTH 2010 II |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Saturday, 07 July 2007 09:54 |
|
16 AGUSTUS 2010, SUNTEC ICC PERTANDINGAN PADA HARI KEDUA Berbeda dengan hari pertama yang mengesankan suasana yang sangat serius, hari kedua, para atlit terlihat lebih santai. Hari ini dipertandingkan sabel putri dan degen putra. Kalau melihat postur degen putra dari negara Eropa atau barat lainnya, maka sulit menemukan atlit Asia tenggara yang mendekati. Beberapa negara yang jarang terlihat, tampil di Youth Olympic Games hari ini, seperti negara Irak, Nigeria dan Kongo, walaupun mereka tidak mempunyai rangking international (FIE ranking). Dari Asia tenggara, yang berpartisipasi hari ini adalah tetap saja negara Singapore, di degen putra, atas nama LIM Wei Hao. Penampilan LIM Wei Hao dari Singapore cukup bagus, dan bertahan hingga 8 besar, yang kemudian kalah dari Kanada (LYSSOV Alexandre) dengan score 13-15. Yang menonjol adalah pemain degen putra dari Korea (NA Byeong Hun), dimana posturnya standar orang Asia, bahkan boleh dibilang pendek tetapi menampilkan kualitas permainan yang sangat bagus. Khususnya di kecepatannya untuk keluar dan masuk ke jarak serang. Sementara itu semifinal sabel putri terjadi antara USA melawan Jerman dan Rusia bertemu dengan Ukrania. Ketika di 16 besar, beberapa pertandingan kurang seimbang, score berjarak nyomplang, hal ini dikarenakan tidak adanya pemain yang di eliminasi dari pool, dan sebagian pemain mendapatkan bye. Di kejuaraan ini hanya sabel yang menggunakan masker kaca. Hasil akhir untuk degen putra adalah sebagai berikut ini : FICHERA (Italia) (emas), BODOCZI (Jerman) (perak) dan LYSSOV (Kanada) (perunggu). Dan untuk sabel putri, hasilnya adalah sebagai berikut ini : EGORYAN (Rusia) (emas), MERZA (USA) (perak), dan MUSCH (Jerman) (perunggu). 17 AGUSTUS 2010, SUNTEC ICC PERTANDINGAN PADA HARI KETIGA Hari ini dipertandingkan floret putra dan degen putri. Dari Asia Tenggara yang mewakili tetap pihak tuan rumah saja yaitu Singapore. Tuan rumah menurunkan dua pemain yaitu ONG Xian Shi Justin untuk floret putra dan Rahardja Rania Herlina untuk degen putri. ONG Xian Shi Justin kurang beruntung dibandingkan rekan-rekan senegaranya yang bermain di hari sebelumnya karena terhenti di 16 besar, kalah dari Rusia dengan score 15-10. Sedangkan pemain Singapore lainnya, RAHARDJA Rania Herlina, di degen putri kurang begitu bagus karena saat di pool, kalah terhadap hampir semua atlit. Dan akhirnya gugur di 16 besar, melawan Korea (Lee) dengan score 10-15. Di sisi lain, pemain asal China, LIN Sheng atlit degen putri, yang bermain dengan sangat percaya diri, kidal, menjuarai pool nya. Semifinal Floret putra berlangsung antara MASSIALAS (USA) melawan LEE (Korea) dan BABAOGLU (Turki) melawan LUPERI (Italia). Dan hasil akhirnya adalah LUPERI (Italia) (emas), MASSIALAS (USA) (perak), dan LEE (Korea) (perunggu). Sedangkan untuk degen putri, pemenangnya adalah LIN Sheng (China) (emas), SANTUCCIO (Italia) (perak), dan SWATOWSKA (Polandia) (perunggu). 18 Agustus 2010, SUNTEC ICC SINGAPORE HARI TERAKHIR Puncak kejuaraan jatuh pada hari ini, hari terakhir, suasana luar biasa meriah, dan semua ini terjadi karena dikenalkannya sistem MIXED TEAM. Ternyata yang dimaksud dengan mixed team disini, bukan berarti tiap negara menciptakan tim nya sendiri sendiri tetapi tim ANTAR BENUA. Ini yang mendorong pengelompokan atlit, supporter dan pelatih, sehingga suasana menjadi meriah. Pengelompokannya sebagai berikut ini : EROPA (4 grup), AMERIKA (2 grup), ASIA OCEANIA (2 grup) dan AFRIKA ( 1 grup). Masing - masing grup terdiri atas 6 atlit, 2 atlit (putra + putri) untuk setiap jenis pedang. Atlit-atlit dipilih dari rangking dari hasil pertandingan individu dan dibagi per benua. Dari Asia Tenggara 1 atau Asia-Oceania 1, Tuan rumah Singapore mewakili dengan menurunkan 1 atlit floret putri (WONG Liane) Satu tim dengan SEO Ji Yeon (Sabel putri Korea), NA Byeong Hun(Degen putra Korea), SONG Jong Hun (Sabel putra Korea), LIN Sheng (Degen putri China) dan LEE Kwang Hyun (Floret putra Korea). Total point yang harus diraih per Mixed Team adalah 30 Point, jadi masing-masing atlit mendapatkan jatah 5 point (atau 3 menit). Tim asia-oceania 2 terdiri dari atlit dari negara CHINA, KAZAKSTAN, HONGKONG dan KOREA. Tim Asia 1 diatas tadi bertemu dengan tim Amerika 1 dalam bronze medal match setelah kalah di semifinal menghadapi tim Eropa 2. Tim Asia 1 awalnya berhasil memimpin dengan score 10-4, tetapi ketika giliran WONG Liane (tim asia 1 dari Singapore) bermain, kalah dan terkejar hingga angka menjadi 12-15, dan akhirnya tim Asia 1 kalah. Tim Eropa 1 mendapatkan emas, tim Eropa 2 mendapat perak dan tim Amerika 1 mendapat perunggu Download lengkap http://www.ikasi.or.id/OLYMPIC.pdf
Written by Inca Maya Sari
|
|
Last Updated on Tuesday, 24 August 2010 08:21 |
|
|
BERITA PERTANDINGAN ANGGAR DARI OLYMPIC YOUTH 2010 |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Saturday, 07 July 2007 09:54 |
|
2 hari menjelang pertandingan anggar di event akbar Olympic youth yamg pertama di Singapore, sudah mulai terlihat banyak kegiatan di venue anggar. Kami dari pihak panitia pun sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan tugas masing-masing dan mengulang berbagai pelatihan. Venue anggar terletak di gedung SUNTEC ICC Level 6 hall 602. Satu lantai dibawahnya adalah venue Taekwondo dimana satu atlit Indonesia (teman taekwondo saya) berkesempatan untuk ikut pertandingan bergengsi ini. Venue anggar yang disiapkan untuk pertandingan nanti (hall 602), terdiri dari 5 piste, 4 piste biasa dengan masing-masing scoring menggunakan 3 scorer dan 2 LCD layar layar untuk penonton, sehingga betul-betul nyaman untuk semua orang. Satu piste khusus dengan panggung yang masing-masing sisi nya melebar 50 cm. Di Hall 601 dan Hall 603, masing-masing disediakan 8 piste untuk kegiatan WARM UP para pemain. Venue anggar mendapatkan sponsor utama dari OMEGA. Yang menarik adalah pemain pool yang belum dapat kesempatan bermain, disediakan kotak sebelah piste untuk menunggu. Sedangkan hal yang menonjol adalah penerangan yang sangat baik tetapi tidak silau. Sebagian pemain sudah mulai melakukan latihan-latihan ringan di Hall yang disediakan untuk kegiatan pemanasan. Secara total disediakan 21 piste (merek PRIEUR) untuk kejuaraan ini dan hingga saat ini terlihat ada 39 bendera Negara yang turut serta. 14 Agustus, SUNTEC ICC, Singapore Hari ini merupakan hari persiapan terakhir dan sekaligus merupakan hari pembukaan Olympic Youth 2010. Beberapa catatan yang cukup menarik antara lain: adanya kategori kejuaraan baru yaitu MIXED TEAM EVENT, dimana satu team terdiri dari 6 atlit. Masing-masing pedang terdiri atas 1 putra dan 1 putri. Kemudian untuk semi final, atlit yang biasanya secara otomatis mendapatkan bronze, akan diadakan lagi bronze match. Tata cara pengaturan pemain juga sedikit berbeda, dimana para pemain nantinya akan dikumpulkan terlebih dahulu di hall yang lain dengan pengaturan warna karpet (tempat menunggu) yang sesuai dengan warna karpet di masing-masing piste tujuan. Pemain yang siap bermain di pool, kemudian akan diantar ke Hall pertandingan. Saya belum sempat mendapatkan data pemain khususnya dari Asia Tenggara, tetapi dari tuan rumah Singapore sepertinya turun 2 orang atlit, yaitu Ms Wong Liane (foil) dan Ms. Rahardja (sable). Bersambung…… 15 Agustus,SUNTEC ICC, Singapore (Pertandingan dimulai) Suasana sangat berbeda saat hari H dimulai, semua atlit khususnya foil putri dan sabre putera sudah sibuk mempersiapkan diri. Sistem penempatan pemain yang direncanakan sangat praktis mengatur lalu lintas atlit. Semua pertandingan menggunakan wireless system. Dari Asia tenggara, hanya Singapore yang mengikutkan satu atlit putrinya yaitu Ms. Wong liane di foil,sayang gugur di 8 besar. Atlit Rusia, Jerman, Italia, Hungaria, USA, walaupun berumur 17 tahun kebawah, tetapi postur mereka sangat jangkung. Dari ASIA, terlihat Korea, China, Hongkong. Khusus duel di pool, 5 point diraih dengan cepat, hampir semua dibawah 3 menit. Untuk foil putri, medali emas diraih oleh Camilla Mancini (Italia), mengalahkan Aleksseva , dari Rusia, meraih Perak dengan score 15-9, sedangkan bronze jatuh ketangan Lupkovics dari Hungaria, mengalahkan Goldie dari Canada dengan score 15-10. Untuk sabre putra, medali emas diraih oleh Korea (Song) dan medali perak oleh Affede dari Hungaria, dengan score 15-8. Medali perunggu jatuh ke Richard Hubers dari Jerman. Download lengkap http://www.ikasi.or.id/OLYMPIC.pdf
Written by Inca Maya Sari |
|
Last Updated on Tuesday, 24 August 2010 08:18 |
|
Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Saturday, 07 July 2007 09:54 |
 |
|
Last Updated on Thursday, 12 March 2009 02:14 |
|
|
|
|
|
Copyright © 2010 ikatan anggar seluruh indonesia. All Rights Reserved.
|